Tampilkan postingan dengan label PEDIH (Puisi Sedih). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PEDIH (Puisi Sedih). Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2014

Puisi : Surat Dari Ibu (Asrul Sani)

http://3.bp.blogspot.com/_MR3pXN95nUg/Svga1pPK2-I/AAAAAAAAAHs/5uCYiqHha1U/s1600/Asrulsani.jpg
Pergi ke dunia luas, anakku sayang
Pergi ke hidup bebas !
Selama angin masih angin buritan
Dan matahari pagi menyinar daun-daunan
Dalam rimba dan padang hijau

Pergi ke laut lepas, anakku sayang
Pergi ke alam bebas !
Selama hari belum petang
Dan warna senja belum kemerah-merahan
Menutup Pintu waktu lampau

Jika bayang telah pudar
Dan elang laut pulang ke sarang
Angin bertiup ke benua

Tiang-tiang akan kering sendiri
Dan nahkoda sudah tau pedoman

Boleh engkau datang padaku

Kembali pulang, anakku sayang
Kembali ke balik malam
Jika kapalmu telah rapat bertepi
Kita akan bercerita
Tentang cinta dan hidupmu pagi hari

Sabtu, 15 Maret 2014

Puisi : Tak Ingatkah Dirimu ?


http://4.bp.blogspot.com/-TIDdOphpvCo/UWXkgJJ6kCI/AAAAAAAABY0/4AjrqB77E_4/s1600/Kata+kata+galau+cinta+paling+Sedih+Dan+Pedih+Terbaru+lengkap.jpg

Kapan Diriku akan bertemu lagi?
Kmu biarkan tanpa selamat tinggal , tidak satu pun kata yang kau lontarkan.
Tidak ada ciuman terakhir untuk menutup setiap jahitan .
Aku tidak tahu kapan kamu masuk kedalam hatiku
Aku tahu aku memiliki hati yang berubah-ubah dan kepahitan ,
Kamu berkeliaran mataku , dan terasa berat di kepalaku .

Tapi kau tidak ingat ?
Apa kau tidak ingat ?
Alasan kau mencintaiku sebelumnya
Sayang, ku ingin kau mengingatku sekali lagi .

Kapan waktu Kamu memikirkanku?
Atau apakah kamu benar-benar menghapus memori tentang diriku?
Aku sering berpikir apa kesalahanku
Semakin banyak saya lakukan , semakin aku tahu ,
Aku tahu aku memiliki hati yang berubah-ubah dan kepahitan ,
Kamu berkeliaran di mataku , dan terasa berat di kepalaku .

Tapi kau tidak ingat ?
Apa kau tidak ingat ?
Alasan kau mencintaiku sebelumnya
Sayang, ku ingin kau mengingatku sekali lagi

Memberimu ruang sehingga kamu bisa bernapas ,
Aku menjaga jarak sehingga Kamu akan bebas .
Dan berharap bahwa kamu menemukan bagian yang hilang ,
Untuk membawa dirimu kembali kepelukanku ,

Tapi kau tidak ingat ?
Apa kau tidak ingat ?
Alasan kau mencintaiku sebelumnya
Sayang, ku ingin kau mengingatku sekali lagi

Kapan diriku akan bertemu denganmu kembali?

Senin, 10 Maret 2014

Puisi : Kesendirian

http://philosofia2012.files.wordpress.com/2012/03/sendiri.jpg

Di kesepian malam aku sendiri
Pikiran menerawang menjelajah angkasa
Ingin rasanya kubuka semua tabir gelap
Sehingga ku bisa ku nikmati indahnya rembulan

Beserta Gemerlapnya bintang
Semilir angin berhembus perlahan-lahan
Seolah tak ingin mengusikku dari lamunan

Bulan tersenyum memandangku yang sedang lara
Seakan tiada kesan untuk selalu menghibur
Semua gundah dan keresahan hatiku

Puisi : Untuk Ibu

http://2.bp.blogspot.com/-bsnxeluFL7o/UNTc86LcP2I/AAAAAAAAB30/OFtLJD5fjL8/s1600/Puisi%2BIbu.jpg

Ku mohon hentikan air matamu ibu..
Bila ternyata harus putus sekolah ku..
Dan ku pilih gaya hidup yg tiada pernah indah d matamu..
Tak mampu ku mengampuni diriku ibu..

Bila ku cerna harumnya hati do'amu..
Yang kau panjatkan hanyalah do'a untukku..
Saat ku bawa diriku,,semakin dalam ku terjatuh..
Bila ku tak sanggup bangkit dari kegagalan yang tak seharusnya ku sesali semua itu..
Karena kenyataannya hidup yang ku jalani tak seindah saat ku dengar kau bernyanyi..

Pegang erat jiwaku ibu..
Yang t'lah terluka d pecundangi dunia..
Hanyalah kasih dan sayangmu,,yang mampu melindungi..
LEMAH hatiku yang tak seKUAT hati dirimu ibu..

Minggu, 23 Februari 2014

Puisi : Kemarau

http://gemborbasah.files.wordpress.com/2012/09/kemarau.jpg

Terasa membakar entalpi ragaku
Menguap habis energi dalamku
Hingga tak mampu ku bertumpu

Apa yang salah dengan sistem bumi ini
Hingga hujan tak kunjung menghampiri
Tuk sirami lingkungan yang panas dan mati
Akibat banyaknya tuangan kalori
Dari banyak nista yang terjadi

Kamis, 20 Februari 2014

Puisi : Masa Tuamu

http://ppcdn.500px.org/12653435/e711aa25e5b8c315534962c80c73f9ce4294c898/5.jpg
Kau hanya bisa terbaring di tempat tidurmu.
Ingatanmu lambat laun sudah pudar oleh waktu
Kau Hanya bisa hadapi penyakit tuamu itu
Walaupun kau tau kau tak mampu

Dalam hidupmu kau hiasi dengan doa
Dalam jiwamu kau isi dengan dengan dzikir
Dalam hatimu kau ucapkan istighfar
Dalam ragamu kau selalu sebut namaNya

Walaupun tubuhmu sudah Renta
Kau selalu berusaha tuk menyembah padaNya
Kau lawan tubuhmu agar bisa bersujud padaNya
Kau hanya bisa duduk tuk menjalakan perintahNya

Keriput kulitmu, tetap kau basuh dengan Wudhu.
Hari harimu kau lewati dengan Tawadhu
Walaupun tak tau kapan ajal menjemputmu
Kasih pada anakmu takkan pernah lekang oleh Waktu.

oh,.. Nenekku ku kan selalu mendoakanmu

Oleh : Algifari

Rabu, 19 Februari 2014

Puisi : Mengharapkanmu Lagi

http://fianblog.files.wordpress.com/2010/12/kita-anda-atau-kamu.jpg
Jujur Aku inginkan Kau kembali..
ku tk tahu ini puisi atau sekedar curahan hatiku..
terlalu banyak bait demi bait yg ku tuliskan untukmu..

maafkan jika perasaan ini masih mengganggumu..
namun ku tk bisa pungkiri semua, kau begitu berarti d dlm hidupku..
hingga luka yang kau tinggalkan di hatiku tk lagi ku rasakan perihnya..

semua seakan hilang jika sekejap saja ku memandang cerah wajahmu..
perasaan ini tk sanggup ku hapus..
mimpi jalani hari denganmu lagi selalu datang di setiap tidur lelapku..
meski ku tau kau tk lagi hadir untukku..

sesulit inikah jalan menuju cintamu lagi ??
sesakit inikah yang harus kurasa setiap kali ku tau kau dekat dengan pangeran lain..
haruskah ku teteskan airmata ini setiap saat ??
karna setiap ku sadar,,ku tau kau bukan milikku lagi..

tak adakah cinta untukku lagi ??
aku tk ingin memaksa..
tp aku hanya ingin kau tau perasaanku takkan prnh berubah..
Dan ku hanya ingin 1 kesempatan dari dirimu..

Puisi : Engkaulah Surgaku

http://zulfickarekal.files.wordpress.com/2011/10/ciumtangan2.jpg
Hari ini aku bertanya
Untuk diriku sendiri
Sederhana, tapi tak sesederhana itu
Untuk menjawabnya

Butuh waktu
Perjuangan
Kesungguhan
Entah...apa lagi

Tanya yang harus ku jawab
Dengan, benar..pasti
Hingga ku yakin
Itu...pasti benar

Tuhan..Engkau bilang
Surga ditelapak kaki ibu
Makna yang terbalut bahasa
Yang sulit ku terjemahkan

Biarkan ku coba mencari
Mulai hari ini..dan seterusnya.
Hingga kuberhenti
Kudapati semua jawab

Ibu...
Ijinkan aku mencari Surgamu
Yang masih rapat...tersimpan
Diantara rimbun belantara hidup

Ibu...
Kumohon petuahmu
Apa kan kubuat
Untuk bahagiamu

Ibu...
Tunjukkanlah
Arah mana kan ku tuju
Timur, selatan, barat atau utara
Tuk kudapat ungkap semua-jawab

Puisi : Penyesalan Atas Dosa

 https://lh4.googleusercontent.com/_htXX4nNURkI/TduX3nH6PBI/AAAAAAAAAjw/WckNWNeOyeo/penghapusdosa.jpg
Ku sentuh sebuah api neraka
Membakar sukma yang suci
Hingga ku terluka dalam hati yang penuh dosa
Ku ingin kembali ke kesujakan dunia

Damai penuh warna abadi
Yang membuat kita terperangkap
Dan bertahan atas warna abadi itu
Kini penyesalan yang jatuh

Akan meleburkan kesalahan yang
Telah membatu di lalap api
Air mata ini begitu di nanti oleh-Nya
Malaikat malaikat pun akan menyambutnya

Dan akan di kabarkan pada penghuni langit
Ku bersimpuh di sujudku padamu ya Allah
Dalam penyesalan atas sebuah dosa yang ku buat
Dengan penyesalan penuh air mata

Ku yakin
Akan terasa melapangkan jalan hidup
Dalam keteguhan iman

Sosial Media