Rabu, 19 Februari 2014

Puisi : Rembulan Yang Tinggal Separuh

http://ridwansyahyusufachmad.files.wordpress.com/2009/11/rembulan.jpg
Semilir angin kian lembab
Lahirkan titik titik embun diujung dedaunan
Jangkrik bersiul merdu
Sayup suara Ku si burung hantu

Suasana malam yang kian pekat nan senyap
Temaniku dalam pilu
Aku tergugu, Gejolak rindu seolah membeku
Rembulan yang tinggal separuh Mengintip dari celah jendela kamarku

Dia pun terlihat agak sendu Meski tetap tersenyum merayu
Seolah dia tahu gundahku…
Oh rembulan tahukah engkau…
Diujung langit mana dia terbang?

Tak satupun nampak jejak juga bayang
Masihkah rindu ini harus ku genggam
Hingga sampai saat itu menjelang
Aku mencintainya sepenuh hati

Amat merinduinya meski telah pergi
Ku hanya ingin bertatap Walau hanya sekejap
Namun itu takkan mungkin terjadi

Tidakkah seharusnya rasa ini telah mati
Dan sirna dari hati ini…
Namun dia tetap bertahta di palung sanubari…

0 komentar:

Posting Komentar